JUK Dekopinwil Jabar Inisiasi Penyediaan Pakan Hijauan Ternak

Di posting tanggal: 14-02-2022




Bandung (22/10) – Salah satu faktor utama rendahnya produktivitas susu nasional yaitu disebabkan minimnya ketersediaan pakan hijauan ternak baik dari sisi kuantitas dan kualitasnya yang selama ini menjadi konsumsi utama sapi perah. Rendahnya produktivitas susu tersebut diungkapkan oleh Dedi Setiadi, Ketua Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI).

Ketersediaan susu untuk memasok kebutuhan dalam negeri saat ini hanya 20 persen, itu yang dipasok oleh para peternak kita, sisanya, kebutuhan susu nasional itu diimpor dalam bentuk susu bubuk dari Australia dan Selandia Baru," Ucap Dedi di Daerah Lembang, Kabupaten Bandung Barat. 

Menanggapi hal tersebut, Jaringan Usaha Koperasi (JUK) Dekopinwil Jabar, yang saat ini dikepalai oleh Ir.Jayagama Masri, segera melakukan fasilitasi berupa sinergi dan kolaborasi antara koperasi-koperasi produsen di bidang pertanian  dengan koperasi konsumen khususnya Koperasi Peternak Sapi Perah. Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan produktivitas susu nasional melalui penyediaan pakan hijauan ternak dan olahan baik dari sisi jenis, kuantitas, kualitas, kontinuitas dan harga.

Pakan hijauan ternak tersebut rencananya akan dipasok ke koperasi-koperasi yang tergabung dalam Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) yang  beranggotakan 16 koperasi yang tersebar di Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Garut, Sumedang, Kuningan, Bogor, Cianjur dan Sukabumi. Para anggota tiap koperasi susu tersebut rata-rata membutuhan pakan hijauan baik hijauan segar maupun hijauan yang sudah diolah menjadi silase dengan volume diatas 100 ton setiap harinya.

Selama ini, pakan hijauan yang sudah umum adalah pakan hijauan berbasis tanaman jagung dan rumput baik segar maupun olahan silase sebagaimana yang dibutuhkan Koperasi-Koperasi Peternak Sapi Perah di atas. Adapun lokasi penanaman pakan hijauan ternak yang diinisiasi JUK Dekopinwil Jabar tersebut terletak di Desa Bantar Waru, Kecamatan Gantar, kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Lokasi tersebut berada di pinggir jalan provinsi, jarak lokasi project ke KPSBU Lembang sekitar 65 Km dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam perjalanan.

Penanaman pakan hijauan tersebut sudah dimulai sejak bulan januari lalu di daerah yang tadi disebutkan.  Langkah inisiatif yang digagas JUK Dekopinwil Jabar ini akan memberikan dampak sosial dan ekonomi di lingkungan sekitarnya. Dampak tersebut di antaranya lahan-lahan tidur menjadi produktif, pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui penyerapan tenaga kerja dalam kegiatan agrobisnis, membantu menghambat laju urbanisasi, transfer teknologi dalam hal budidaya pertanian dll.

Kembali ke Artikel